Author: Tri Napsiah

Inilah Beberapa Tips Untuk Mencegah Masuk Angin

Pernahkah anda mengalami sakit yang namanya masuk angin ? Di dalam dunia medis katanya istilah ini tidak dikenal, namun di kalangan masyarakat Indonesia istilah masuk angina sudah dikenal sejak dulu seolah – olah memang ada penyakit yang namanya demikian. Padahal memang sebenarnya tidak ada. Sudahlah, anggap saja memang benar – benar ada dan kita juga pernah merasakannya.

Anehnya gejala masuk angin yang dialami seseorang yang satu dan yang lainnya berbeda – beda. Berikut beberapa tanda – tanda yang bisa kita rasakan dari penyakit ini.

  • Sakit kepala
  • Badan terasa meriang
  • Perut kembung
  • Mual dan muntah
  • Badan pegal – pegal

Dan masih banyak lagi gejala – gejala yang timbul akibat masuk angin. Namun ada juga yang tidak merasakan gejala apa – apa. Tapi ketika dikerik terlihat sangat merah. Kata orang itu salah satu ciri masuk angin.

Baiklah, sekarang saya ingin berbagi sedikit tips bagaimana agar masuk angin tidak sering menimpa kita. Karena bagaimanapun, yang namanya sakit tetap tidak nyaman dan membuat kita tidak bisa beraktifitas secara maksimal.

1 – Bila terlanjur masuk angin jangan dikerok

Mungkin terasa sulit bagi kita menghilangkan sugesti yang sudah mendarah daging. Masuk angin tidak akan sembuh kalau tidak dikerok, termasuk saya sendiri. Namun beberapa kali saya berusaha tidak melakukannya, badan saya jauh lebih kebal dari masuk angin. Logikanya begini, ketika dikerok pori – pori kulit kita akan membesar dan justru malah membuat sangat mudah masuk angin.

2 – Makan Teratur

Kondisi perut yang kosong akan menimbulkan gas dari asam labung yang berlebih. Apabila aktifitas anda padat dengan kondisi seperti ini, maka akan menimbulkan efek yang buruk dan sering dirasakan seperti masuk angin. Jadi usahakan atur pola makan anda secara teratur dan usahakan kondisi perut tidak kosong jika memang anda tidak berpuasa.

3 – Kenali Kekuatan Fisik Anda

Jika kondisi badan anda memang sedang tidak fit, maka gunakanlah jaket atau sejenisnya bila akan bepergian jauh. Gunakan kaus tangan dan kaus kaki apabila anda berkendara, apalagi kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat. Ini tentu akan membuat kondisi daya tahan tubuh kita berkurang.

Mengenal Jenis Alat Kesehatan Di Rumah Sakit

Jika anda berkunjung ke rumah sakit atau klinik, pasti anda akan dapati banyak alat – alat kesehatan yang tersedia disana. Baik yang sedang digunakan atau yang masih tersimpan di dalam almari. Tahukah anda ada berapa banyak macam dan jenisnya ? Tentu saja banyak sekali. Namun sejatinya kita bisa menjelaskan beberapa jenis alat kesehatan rumah sakit berdasarkan beberapa dasar klasifikasi. Yaitu alat kesehatan Elektromedik, Non Elektromedik dan alat Diagnostic In Vitro.

Selanjutnya pada kesempatan ini Penulis ingin berbagai informasi mengenai 3 macam alat kesehatan yang sudah kita sebutkan diatas tadi dengan menyebutkan contohnya. Inilah 3 jenis alat kesehatan di rumah sakit.

1 – Alat Elektromedik

Mendengar kata elektro, apa yang ada di benak anda ? Tentu saja sebuah kata yang berkaitan erat dengan elektronik atau listrik. Memang benar demikian, alat elektromedik adalah alat – alat kesehatan yang menggunakan daya listrik dalam proses pengoperasiannya. Tentunya ada banyak sekali macam dan jenisnya di rumah sakit. Contoh alat ini seperti EKG/ ECG, Defibrillator, ESU, dan banyak lagi yang lainnya.

2 – Non Elektromedik

Non Elektromedik merupakan kebalikan dari jenis alat pertama yang kita bahas. Alat – alat non elektromedik di rumah sakit didominasi oleh alat – alat manual seperti alat sekali pakai. Jenis alat ini lebih banyak lagi dari jenis yang pertama. Alat – alat non elektromedik tidak membutuhkan energi listrik dalam pengoperasiannya. Contoh alat ini misalnya infus set, alat suntik, dan alat – alat lain yang sejenisnya.

3 – Alat Diagnostic In Vitro

Jenis alat yang ke tiga ini, tidak seperti dua jenis alat yang sudah kita bahas. Alat diagnostic In Vitro yaitu alat – alat kesehatan yang berfungsi untuk mendiagnosa penyakit atau menganalisa sampel – sampel yang nantinya digunakan sebagai dasar diagnosa penyakit pasien oleh dokter. Contoh alat ini juga cukup banyak dan sebagian ada di laboratorium .

Informasi penting untuk anda yang sekarang sedang membutuhkan alat – alat kesehatan seperti yang sudah kita bahas diatas. Anda bisa cari distributor alat kesehatan online yang terpercaya yang menjual produk alat kesehatan lengkap seperti www.alkes.me.

Alat – Alat Kesehatan Untuk Keluarga Dirumah

Menjaga dan memelihara kesehatan merupakan bagian dari ihtiar kita untuk tidak mengalami sakit yang cukup parah. Ada banyak sekali cara dan metode, salah satunya yaitu dengan menggunakan atau memanfaatkan alat – alat kesehatan. Lalu alat – alat apa saja yang bisa kita manfaatkan untuk menjaga dan memelihara kesehatan kita dan keluarga ? Berikut beberapa macam alat kesehatan home care yang bisa anda manfaatkan.

alat kesehatan untuk keluarga dirumah

1 – Masker

Sebagaimana kita mengetahui, masker memiliki fungsi yang cukup penting yaitu sebagai pelindung dan penyaring udara yang masuk ke dalam saluran pernapasan melalui hidung. Terutama pada saat sedang bepergian jauh dengan berkendara. Masker sangat penting digunakan, bakteri dan mikro organisme lain yang akan masuk terbawa udara bebas akan terhalang sehingga kita akan terhindar dari resiko bakteri atau virus tertentu.

2 – Tensimeter

Tensimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan satu penyakit yang cukup diwaspadai karena memiliki komplikasi yang cukup berat. Salah satu cara bijak yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi yaitu dengan melakukan mengecekan tekanan darah secara berkala. Apabila kita memiliki tensimeter dirumah.

3 – Termometer

Alat ini memang tidak bisa kita gunakan untuk mencegah adanya penyakit yang datang. Namun termometer bisa digunakan untuk perawatan pada saat kondisi demam. Termometer bisa kita gunakan uantuk mengukur suhu tubuh keluarga kita yang sedang sakit demam. Dengan mengetahui suhu tubuhnya kita bisa menganalisa apakah ini panas biasa atau tinggi, sehingga tindakan yang tepat bisa kita lakukan.

4 – Plester Luka

Kapas, Plester, Obat luka mungkin juga perlu kita siapkan untuk mengobati keluarga kita yang mengalami luka karena terjatuh atau karan penyebab lainnya. Dengan tindakan cepat, paling tidak kita bisa mencegah adanya infeksi yang bisa saja terjadi padanya.

Masih adakah alat lainnya yang bisa kita gunakan untuk pemeliharaan kesehatan di keluarga kita ? Tentu saja masih ada, namun coba anda renungkan sendiri kira – kira apa yang anda butuhkan lagi. Sekian, semoga bermanfaat.

Mengenal Alat – Alat Kesehatan Di Ruang Operasi

Mungkin anda sudah mengetahui bahwa alat kesehatan adalah instrument, apparatus, mesin, implant yang tidak mengandung obat yang berfungsi untuk mencegah dan mendiagnosa penyakit, merawat dan menyembuhkan orang sakit serta untuk memulihkan kesehatan pasa manusia dan juga untuk membentuk struktur dan memperbaiki jaringan tubuh.

alat kesehatan di ruang operasi

Di rumah sakit, terkadang alat – alat khusus juga dibutuhkan dalam ruangan – ruangan yang ada di sana. Salah satu contohnya adalah ruang operasi. Ruangan ini tentunya ada sudah tahu apa fungsinya, yaitu ruangan khusus yang digunakan untuk melakukan tindakan operasi atau pembedahan pada pasien.

Untuk melakukan fungsinya itu, ruangan ini dibekali dengan berbagai macam alat khusus yang hanya ada di dalam ruangan tersebut. Berikut beberapa contoh alat kesehatan yang ada di ruang operasi.

1 – Lampu Operasi

Jika anda pernah masuk ke dalam ruang operasi. Tentu anda akan melihat alat ini. Namanya lampu pasti sama, berfungsi untuk penerangan. Namun lampu yang satu ini memiliki spesifikasi dan kualitas serta desain yang berbeda dengan yang biasanya anda lihat. Coba anda iseng searching di internet dari toko alat medis yang jual lampu operasi. Berapa harga lampu ini satu set untuk satu ruangan operasi. Jangan heran karena harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

2 – Meja Operasi

Meja Operasi juga merupakan alat khusus yang digunakan di dalam ruangan ini. Biasanya posisi meja operasi terletak di bawah lampu operasi. Fungsi meja ini adalah untuk meletakkan pasien pada saat akan menjalani pembedahan. Meja ini juga bukan sembarang meja. Memiliki fitur yang unik dimana posisi meja bisa diseting naik, turun, miring ataupun diubah posisinya. Jangan anda bayangkan meja ini seperti meja kita dirumah. Amat sangat jauh berbeda.

3 – Electrosurgical Unit

SEU (Electrosurgical Unit) merupakan alat operasi yang berfungsi untuk melakukan pembedahan. Bentuknya hampir menyerupai pensil namun menggunakan tenaga listrik. Fungsinya untuk membedah bagian tubuh pasien yang akan dioperasi. Mengapa tidak menggunakan pisau biasa ? Keunggulan menggunakan alat ini yaitu tidak mengeluarkan banyak darah, sehingga tidak mengganggu proses pembedahan.

Tentunya masih ada banyak lagi alat – alat kesehatan yang ada di dalam ruangan ini seperti suction apparatus, instrument bedah, mesin anestesi, dan lainnya. Sekian, semoga bermanfaat.